Tampilkan postingan dengan label Regional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Regional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Februari 2012

Gadis Dibawah Umur Diperkosa 3 Remaja di Kamar Kos

aneh semua - Gadis Dibawah Umur Diperkosa 3 Remaja di Kamar Kos - Jajaran Resmob Polda Kalbar menangkap tiga orang pemuda yang diduga melakukan penyekapan dan pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur.

Penangkapan yang dilakukan disebuah rumah kos jalan prof Dr Hamka Gang Nilam 9, Senin (20/2/2012) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur tersebut, sebut saja Mawar (16) bermula saat tersangka NV warga Sui Itik Kecamatan Sui Kakap berkenalan dengan korban melalui jejaring sosial Facebook.

Dari perkenalan itu tersangka menjemput korban dikediamannya dan membawanya kerumah kost dan melakukan pemerkosaan. Ketiga pemuda yang saat ini diamankan satu diantaranya sebagai pelaku utama ditetapkan sebagai tersangka sedangkan dua orang lainnya MF dan YG dalam pemeriksaan polisi.

Menurut Kanit II Resmob Polda Kalbar, AKP William Tanasale mengatakan saat ini ketiga pemuda tersebut masih dalam pemeriksaan. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka yang merupakan pelaku utama dengan melakukan pemerkosaan.

Sedangkan Dua orang lainnya saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut terkait peran yang dilakukannya. (Isfiansyah)

Senin, 02 Januari 2012

Dua Mahasiswi Berbuat Mesum Digerebek

Dua mahasiswa di Bandarlampung asyik berbuat mesum layaknya hubungan suami istri digerebek puluhan warga lalu diarak ke kantor polisi, Senin (2/1) sekitar pukul 01.00 WIB.
Pasangan EK ,20, warga Sumber Rejeki Negeri Agung, Way Kanan dan OK ,20, warga Palapa, Bandarlampung mengaku dua kali melakukan hubungan suami istri di tempat kos tersebut.
Menurut EK, pukul 19.00 WIB mereka berdua baru pulang dari rekreasi laut,” Kami kemalaman,karena rumah kekasih saya jauh makanya ketika dia meminta untuk menginap saya setujui dan perbuatan ini sudah yang kedua kalinya ,” ujarnya.

Mahasiswi semester tiga ini dengan sedikit malu mengatakan bahwa dia dan OKB melakukan hubungan suami istri sebanyak dua kali. “Kami melakukan hubungan ini atas suka sama suka. Dia itu memang pacar saya, kami jarang ketemu kesempatan tersebut saya gunakan sebaik-baiknya,”tuturnya singkat.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol. Syaiful Wahyudi membenarkan ada peristiwa itu. Untuk mengelabui masyarakat keduanya menggembok pintu masuk melalui jendela. Walaupun begitu aksi keduanya tetap tercium pemilik kosan sehingga keduanya kita amankan di Polresta Bandarlampung.

Kedua pasangan ini bukan anak di bawah umur maka delik pidana yang dilakukan keduanya tidak ada, hanya diberikan pengarahan untuk tidak melakukan hal seperti itu kembali. Selain itu kita meminta kepada pihak keluarga yang menjemput agar keduanya dapat segera dinikahkan.(Koesma/b)

aneh semua

Malam Tahun Baru, Siswi SLTP Dicabuli Pria Pengangguran

Mujiono Suryanto, 23, warga Desa/Kecamatan Randu Agung Lumajang Jawa Timur, ditangkap petugas Satreskrim Polrestabes Surabaya saat operasi pada malam tahun baru. Pasalnya, pemuda pengangguran ini merayakan malam pergantian tahun dengan menggauli Nonik, 14, siswi SLTP yang baru dikenalnya.

Menurut keterangan, Mujiono mencabuli Nonik (bukan nama sebenarnya) di sekitar Pantai Ria Kenjeran saat malam pergantian tahun kemarin. “Keduanya janjian bertemu di PGS. Kemudian tersangka mengajak korban keliling Surabaya dan terakhir menghabiskan malam di Kenjeran,” tandas Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya AKP Suratmi, Senin (2/1).

Kepada petugas Mujiono mengaku berkenalan dengan Nonik melalui SMS pada Maret lalu. Dia mengatakan mengirim pesan singkat itu ke nomor acak alias ngawur. Entah bagaimana akhirnya Nonik menanggapi SMS itu hingga perkenalan tersebut berujung pada kopi darat.

“Saya memang sayang dia kok. Saya mau tanggung jawab dan menikahinya,” kata Mujiono. Dia mengaku malam itu tiga kali menggauli Nonik. Pertama di semak-semak dan selanjutnya di atas motor korban. “Saya lakukan itu atas nama cinta,” ujarnya membela diri.

aneh semua

Senin, 26 Desember 2011

Pembantu Diperkosa Sopir Majikan Sampai 7 Kali

Warsini (15) adalah seorang pembantu rumah tangga, meski usianya masih dibawah umur Warsini (15) nekat bekerja untuk membiayai hidupnya. Namun ternyata tak semulus yang diinginkan Warsini (15), jalan untuk mencari biaya hidupnya harus rela ditebus dengan hilangnya keperawanan yang dimilikinya.

Yudi (30) yang berprofesi sebagai sopir sang majikan Warsini (15) ternyata kerap kali merasa tergoda jika melihat kemolekan tubuh Warsini (15), hingga suatu ketika, tatkala keadaan rumah majikannya sepi, Yudi (30) mengendap - endap menemui Warsini (15) guna membujuknya untuk melakukan hubungan intim, kontan Warsini (15) menolaknya.

Dengan berbagai ancaman yang dilakukan Yudi (30), akhirnya Warsini (15) ketakutan dan membiarkan Yudi (30) menggasak tubuhnya yang masih orisinal. Kejadian tersebut terus terulang manakala rumah majikannya sepi, selama ini Yudi (30) telah menggarap tubuh Warsini (15) hingga tujuh kali.

Karena merasa tidak tahan dengan perlakuan Yudi (30), Warsini (15) akhirnya kabur dari rumah majikan ke tempat kakaknya yang ada di Bogor dan membeberkan seluruh perbuatan bejat sopir majikannya kepada keluarganya disana. Keluarga yang tidak terima kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke LSM.

Salah seorang anggota LSM di kota Bogor, Fenli (40) mengatakan, dia telah mengantarkan Warsini (15) ke Polresta Depok guna mendapatkan keadilan tentang perilaku buruk yang telah menimpa Warsini (15) dan meminta tersangka segera ditangkap untuk ditahan.

Korban mengaku, selama dia melakukan hubungan intim dengan pelaku dirinya selalu dalam keadaan dibawah ancaman. Saat ini korban yang hanya jebolan SD ini masih dalam keadaan trauma yang serius dan cenderung menjadi gadis yang pendiam. Polisi masih mendalami kasus ini dan berhasil mengamankan pelaku yang sedang berada di rumah majikannya di Jalan Sukmajaya, RT / RW 05 / VI Depok. aneh semua via http://www.zonamaya.info/2011/12/pembantu-diperkosa-sopir-majikan-hingga_27.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+zonamayainfo+%28ZonaMaya+%5Bdot%5D+info%29

Minggu, 25 Desember 2011

Ssst... PNS Jateng Banyak yang Doyan Selingkuh

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Provinsi Jawa Tengah dilaporkan sering melakukan tindak asusila. Parahnya informasi yang masuk ke tangan DPRD Provinsi Jateng ini menyebutkan bahwa aksi para PNS ini, seringnya dilakukan pada jam kerja dan mereka juga masuk ke hotel untuk berselingkuh masih mengenakan seragam PNS.

Laporan tersebut didapatkan oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Jateng, selama proses reses beberapa waktu lalu. Juru bicara FPAN, Sri Marnyuningsih mengatakan, ulah PNS-PNS nakal tersebut terjadi hampir di seluruh daerah di Jateng. Namun laporan yang paling banyak masuk berasal dari daerah Surakarta dan kota-kota besar di Jawa Tengah lainnya.

"Ulah PNS yang nakal ini sudah meresahkan. Mereka sering menginap di hotel dengan orang yang bukan pasangan resminya, dan masih mengenakan seragam PNS. Kader kami bahkan sampai mengetahui bagaimana gelagat PNS yang mau selingkuh di hotel," kata Sri Marnyuni, usai sidang paripurna penyampaian hasil reses di Gedung Berlian, DPRD Jateng, Senin (17/12/2011).

Sri menambahkan, pihaknya akan melakukan kajian dengan forum-forum masyarakat untuk mengetahui kondisi riil di lapangan secara pasti. Dikatakan Sri, ulah para PNS ini sudah pasti akan mencemarkan kredibilitas institusi Korpri sebagai wadah bagi PNS seluruh Indonesia.

“Kami sudah menyampaikan keluhan dan laporan masyarakat itu secara tertulis dan dibacakan di hadapan Sekda Jateng dan pimpinan SKPD yang hadir dalam sidang paripurna. Bahkan dalam laporan tersebut tertulis, bahwa masyarakat mendesak agar pemerintah membentuk peraturan baru berupa peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang perilaku bermasyarakat bagi PNS, aparat pemerintahan dan pejabat," jelas Sri.

Sementara itu, Khoiril ikhsan anggota DPRD yang dari FPAN mengatakan, ulah PNS nakal yang melakukan tindak perselingkuhan dan keluar kantor pada jam kerja paling banyak terjadi di Surakarta, Semarang dan Karisedenan Kedu.

"Ini enggak asal saja saya sampaikan lho, pihak kami telah melakukan survey dengan menggandeng masyarakat dan LSM untuk mengetahui seberapa besar potensi perselingkuhan yang dilakukan PNS," tandasnya. (dgs)

aneh semua via http://www.fiqihsoul.blogspot.com/2011/12/ssst-pns-jateng-banyak-yang-doyan.html

WAH...PERNIKAHAN SESAMA JENIS PERTAMA DI INDONESIA TERJADI DI NAGORE ACEH DARUSSALAM

Dua perempuan yang diduga telah melakukan pernikahan sesama jenis resmi dipisahkan dan dilarang untuk bertemu. Kesepakatan itu tertuang dalam perjanjian tertulis yang ditandatangani langsung oleh Rinto alias Rohani (35) dan Nuraini (21), beserta kedua orang tuanya setelah persoalan mereka diserahkan kepada adat setempat.

“Kasus nikah sesama jenis itu sudah diserahkan kepada adat, dan berdasarkan hasil kesepakatan bersama keduanya dipisahkan dan dilarang untuk berjumpa, hal itu tertuang dalam satu perjanjian tertulis. Jika dilanggar maka kepada mereka akan dikenakan sanksi adat,” kata Kasatpol PP, WH dan Pemadam Kebakaran Aceh Barat Daya (Abdya), Muddasir, ketika dikonfirmasi Serambi di Blangpidie, Rabu (24/8/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Gampong Blangpadang, Kecamatan Tangan-tangan, Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (21/8/2011) malam lalu, mengamankan satu pasangan “suami-istri” yang diketahui sama-sama berjenis kelamin perempuan. Keduanya diboyong ke Kantor Waliyatul Hisbah (WH), setelah sebelumnya diserahkan warga ke polisi.

Pasangan “suami-istri” tersebut masing-masing Ranto alias Rohani (35) yang bertindak sebagai “suami”, warga Karang Anyer, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, dan Nuraini (21) sebagai “istri”, warga Gampong Blangpadang. Keduanya disebut-sebut telah menikah pada Maret lalu, di Gampong Sarah Batee, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Pasangan “suami-istri” tersebut masing-masing Ranto alias Rohani (35) yang bertindak sebagai “suami”, warga Karang Anyer, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, dan Nuraini (21) sebagai “istri”, warga Gampong Blangpadang. Keduanya disebut-sebut telah menikah pada Maret lalu, di Gampong Sarah Batee, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Tak Ada Qanun untuk Jerat Nikah Sesama Jenis dan Pelanggaran Syariat Juga Tidak Terpenuhi
Kasatpol PP, WH dan Pemadam Kebakaran Aceh Barat Daya (Abdya), Muddasir, mengatakan pihaknya mengalami kesulitan dalam proses penuntutan terhadap dua perempuan menikah sesama jenis. Pasalnya belum ada Qanun yang mengatur tentang itu sehingga kondisi tersebut menjadi hambatan bagi pihaknya dalam menyusut berkas penuntutan. “Bagaimana kita jerat, sedangkan Qanun sebagai dasar penuntutan juga tidak ada,” papar Muddasir.

Muddasir juga mengaku bahwa sejauh ini tidak ada masyarakat yang melayangkan pengaduan kepada pihaknya, sehingga tidak ada dasar bagi mereka untuk menjerat wanita dimaksud. “Unsur pelanggaran syariat juga tidak terpenuhi, sehingga kasus tersebut sulit untuk dibuktikan, terlebih lagi hingga kemarin belum ada satupun masyarakat yang membuat pengaduan, mereka cuma menyerahkannya ke WH,” papar Muddasir.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Gampong Blangpadang, Kecamatan Tangan-tangan, Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (21/8/2011) malam lalu, mengamankan satu pasangan “suami-istri” yang diketahui sama-sama berjenis kelamin perempuan. Keduanya diboyong ke Kantor Waliyatul Hisbah (WH), setelah sebelumnya diserahkan warga ke polisi.

Pasangan “suami-istri” tersebut masing-masing Ranto alias Rohani (35) yang bertindak sebagai “suami”, warga Karang Anyer, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, dan Nuraini (21) sebagai “istri”, warga Gampong Blangpadang. Keduanya disebut-sebut telah menikah pada Maret lalu, di Gampong Sarah Batee, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Keduanya ditangkap dan diamankan ke kantor WH Abdya setelah warga sekitar memperoleh informasi bahwa Ranto yang menikahi Nuraini ternyata juga berjenis kelamin perempuan. Guna memastikan kebenaran informasi tersebut, beberapa warga yang dipimpin Ketua Pemuda Gampong Blangpadang pun menjumpai pasangan tersebut di rumah orang tua Nuraini.

Saat digerebek warga, keduanya ditemukan sedang istirahat di dalam kamar layaknya suami-istri, pada Minggu (21/8/2011) malam lalu. Setelah diperiksa oleh warga Blangpadang, ternyata Ranto berjenis kelamin perempuan. “Keduanya kemudian diserahkan warga ke Polsek Tangan-tangan dan kemudian dilimpahkan ke WH,” kata Kesatpol PP, WH dan Pemadam Kebakaran Abdya, Muddasir, kepada Serambi di Blangpidie,. aneh semua

Jumat, 23 Desember 2011

Gara-Gara Nonton Video Porno, 3 Pelajar Perkosa Siswi SD

Gara-Gara Nonton Video Porno, 3 Pelajar Perkosa Siswi SD
Tiga pelajar SMP dan SMK di Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto memperkosa dan menyodomi bocah kelas 3 SD. Ketiga pelaku itu, AR (14), MA (16) dan MU (13) ditangkap petugas Polsek Kemlagi.

Dihadapan petugas kepolisian, aksi pemerkosaan dilakukan selama enam kali dalam waktu 10 hari. Tindakan asusila itu, terjadi sekira 10 hari yang lalu.

Mulanya, pelaku mengajak jalan-jalan korban Bunga (8), bukan nama sebenarnya ke persawahan. Tiba dipersawahan pelaku tak langsung memperkosa. Pelaku MA malah memanggil dua temannya yakni AR dan MU yang masih duduk di bangku SMP.

Saat itu juga ketiganya memperkosa korban, tak hanya di persawahan ketiga pelaku juga mencabuli korban di rumah neneknya dan ditengah kebun tebu.
Peristiwa ini terungkap setelah ibu korban melapor ke perangkat setempat atas pengakuan bunga.

Laporan tersebut langsung diteruskan ke Polsek Kemlagi. Karena korban dan pelaku masih anak-anak, kasusnya langsung dilimpahkan ke unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polres Mojokerto.

Kapolsek Kemlagi AKP, Romhadi mengatakan katiganya melakukan perbuatan pemerkosaan dan sodomi karena sering melihat film porno di telepon genggamnya.

Atas perbuatanya ketiga pelajar diancam dengan pasal 81 dan 82 uu ri no 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. aneh semua

Kamis, 22 Desember 2011

3 Siswa SMA Tergulung Ombak Pantai Teleng Pacitan dan Belum Ditemukan

3 Siswa SMA Tergulung Ombak Pantai Teleng Pacitan dan Belum Ditemukan - Tiga SMA Negeri 4 Solo, Jawa Tengah, tergulung ombak saat tengah mandi di Pantai Teleng, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (22/12/2011). Hingga kini ketiga siswa itu belum ditemukan.

Kepala SMA Negeri 4 Solo Unggul Sudarmo mengatakan, ada tujuh orang siswa yang tergulung ombak saat sedang mandi dan bermain di tepi laut, sekitar pukul 13.30 WIB. Empat di antaranya dapat menyelamatkan diri, namun tiga lainnya hilang. Satu dari empat siswa yang selamat dirawat di RSUD Pacitan.

"Kegiatan mereka tidak diketahui sekolah. Siswa bikin acara sendiri karena ini liburan sekolah. Kami kirim tim ke sana untuk mengurus siswa lainnya dan mencari yang hilang," kata Unggul. aneh semua via tribunnews.com

Senin, 19 Desember 2011

Miris! Ibu dan Anak Tewas Saat Persalinan

Miris! Ibu dan Anak Tewas Saat Persalinan
Miris! Ibu dan Anak Tewas Saat Persalinan - Tanti Susilowati (31) dan bayinya tewas di RS Bersalin Adiguna, Surabaya, Senin (19/12/2011) saat bersalin.Keadaan ini membuat sang suami, Antonius Mariyanto. Lelaki 31 tahun asal Jalan Tambak Asri, Gang Kemuning, Surabaya, Jawa Timur, itu harus kehilangan dia orang yang dicintainya di waktu yang bersamaan.

Anton, begitu dia dipanggil, menduga ada kelalaian yang dilakukan dokter dalam menangani persalinan istrinya.

"Kami melapor ke Polrestabes Surabaya. Kami tidak ingin mendahului takdir, tapi hanya ingin meminta penjelasan kepada dokter," ujarnya saat mendatangi Polrestabes Surabaya.
Sayang, niat Anton melapor masih tertunda prosedur. Didampingi Sholeh SH, kuasa hukumnya, dia mengatakan kalau laporannya belum diterika pihak SPKT Polrestabes Surabaya.
Anton kemudian kembali ke RS Bersalin Adiguna untuk mengurusi jenazah perempuan yang dinikahinya pada 13 November 2010.

Di rumah sakit, Anton menceritakan detik-detik terakhir tragedi yang menimpanya. "Saya di samping istri menjelang dia meninggal. Yang saya sesalkan, kenapa dokter Sonny (DR Sonny Johari) tidak melakukan bedah cesar begitu tahu kondisi istri saya tidak memungkinkan untuk lahir normal," ujarnya.

Sekitar pukul 08.45, kondisi Tanti semakin drop.
Pihak rumah sakit akhirnya angkat tangan dan berencana merujuknya ke RS DR soetomo. Namun, Tanti masih harus menunggu ambulance karena RS Bersalin Adiguna ternyata tidak memiliki ambulance. Sayang, nyawa Tanti tak tertolong. Dia dinyatakan tewas sekitar pukul 09.00. WIB.

"Tidak ada firasat apa-apa sebelum ini. Istri batuk saat persalinan itu. Sampai-sampai dahaknya ada darahnya. Dokter mengatakan istri saya sesak nafas karena batuk-batuk itu," ujarnya lirih.

Anton menyayangkan, pihak rumah sakit begitu lambat menangani kondisi istrinya yang semakin melemah. Apalagi, dokter tidak berusaha menyelamatkan salah satu dari dua orang yang disayanginya itu. aneh semua

http://www.tribunnews.com/2011/12/19/di-surabaya-ibu-anak-tewas-saat-persalinan

Minggu, 18 Desember 2011

Ada 'Bau' Malaysia di Bentrokan Mesuji

Ada 'Bau' Malaysia di Bentrokan Mesuji
Ada 'Bau' Malaysia di Bentrokan Mesuji - Banyak kejanggalan dalam izin penggunaan lahan di Mesuji. Hal tersebutlah yang memicu terjadinya konflik atara warga dengan perusahaan perkebunan.

Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra, Martin Hutabarat menjelaskan bahwa hasil tim Komisi III yang berkunjung ke Mesuji, menemukan beberapa faktor yang memicu terjadinya kekerasan di Mesuji.

"Tapi masalah-masalah tersebut tidak diselesaikan dengan baik, akhirnya berujung kekerasan, dan puluhan warga ditangkap," ungkap Martin di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Senin (19/12/2011).

Konflik lahan di Mesuji terjadi antara warga dengan dua perusahaan, yaitu PT Silva Inhutani dan PT Barat Selatan Makmur Investasi.

Pengelolaan lahan oleh PT Silva Inhutan terdapat kejanggalan, seharusnya pada Register 45 diberikan izin hak pengelolaan hutan tanaman industri berupa pohon. Namun, perusahaan justru menanam singkong dan nanas.

"Jadi masyarakat berpendapat kalau singkong dan nanas kenapa bukan masyarakat yang menanam? Itu kan tanah milik negara," katanya.

Sengketa ini berawal dari tanah seluas 33.500 hektar yang pada tahun 1998 telah resmi menjadi milik pemerintah Indonesia, kemudian pemerintah Indonesia memberikan izin kepada perusahaan Malaysia untuk pengelolaan hutan tanaman industri.

Pada tahun 2002 pemerintah mencabut izin itu. Namun, pada tahun 2004 pemerintah Indonesia kembali memberikan izin, tapi luas tanah itu semakin bertambah dan menjadi 42.760 hektar.

"Yang jadi persoalan perusahaan ini diduga di miliki Malaysia, padahal tidak boleh dijualbelikan," kata Martin.

Sementara itu, kejanggalan di PT Barat Selatan Makmur Investasi adalah pemerintah memberikan izin kepada perusahaan untuk mengelola hutan tanaman industri pada tahan seluas 10.000 hektar.

Dalam Surat Keputusan Kementerian Kehutanan, dikatakan bahwa 7000 hektar tanah itu dijadikan plasma untuk masyarakat.

"Tapi ini juga tidak dilakukan, jadi masyarakat menggunakan tanah itu, inilah yang menyebabkan bentrok antara warga dengan perusahaan" ujarnya.

Martin mengimbau kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan konflik di Mesuji. "Hal inilah yang menyebabkan protes dan konflik. Jika tidak ini akan menjadi gunung es," terangnya. aneh semua

http://www.tribunnews.com/2011/12/19/ada-bau-malaysia-di-bentrokan-mesuji

Sabtu, 10 Desember 2011

Bejat, Guru Ngaji Jual ABG SMA ke Hidung Belang !

Bejat, Guru Ngaji Jual ABG SMA ke Hidung Belang ! - Perbuatan pria satu ini tergolong tak pantas. Pasalnya, pria bernama Amirul Rahman (29) warga Jl Lebak Rejo ini menjadi germo dan menyediakan dua perempuan untuk diperdagangkan ke lelaki hidung belang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Jayadi mengutarakan, pihaknya menangkap pelaku yang berprofesi sebagai guru ngaji ini, setelah mendapatkan informasi tentang perdagangan di bawah usia. "Kami mendapat info pada Selasa (6/12/2011). Dari situ, anggota lalu menelusurinya," jelasnya kepada wartawan, Rabu (7/12/2011).

Kemudian, setelah ditelusuri ternyata akan ada transaksi di Hotel Pasific. Ketika polisi datang ke hotel itu sekitar pukul 19.00 WIB, kedua korban itu sedang menunggu pelanggan di kamar nomer 138. Adapun kedua korban yang diperdagangkan adalah LA (17) warga Kupang Krajan dan SYT (18) warga Jl Manyar Sabrangan. "Keduanya adalah pelajar SMA swasta di Surabaya," ujarnya.

Saat menunggu pelanggan itu, anggota polres menggerebek pelaku yang saat itu menemani dua korban. Rupanya, pelanggan sudah mem-booking keduanya dengan harga Rp 800.000 per orangnya. "Selain menangkap pelaku, kami juga mengamankan barang bukti berupa bill hotel, uang Rp 1,6 juta, satu ponsel merk Nokia dan Cross warna putih,"
Sumber

Kamis, 08 Desember 2011

Karena Disodomi, Pria Ini Bacok Pasangan Homo

Karena Disodomi Pusarnya, Pria Ini Bacok Pasangan Homo - Tak sanggup selalu disodomi pusarnya, Sobirin, 23 tahun, membacok Aris Nuryanto, 36 tahun, pasangan sejenisnya, dengan celurit. Aris, yang kini dalam kondisi kritis di RSUD Tangerang, mengalami tiga luka bacokan di bagian kepala dan lehernya. "Saya dendam sering 'disodomi' lewat pusar," ujar Sobirin kepada wartawan di Kepolisian Sektor Sepatan, Tangerang, Senin, 5 Desember 2011.

Sobirin menuturkan duda beranak dua yang menjadi pacarnya sejak dua bulan lalu itu kerap memanggil agar datang ke rumahnya di Perum Permata Sepatan, Kabupaten Tangerang. Aris kerap melakukan perbuatan tak senonoh itu tiap kali Sobirin datang. "Pusar saya sampai bengkak," kata Sobirin, yang juga teman kerja Aris di pabrik besi di Sepatan.

Kemarahan Sobirin memuncak kemarin dini hari, saat buruh pabrik besi itu memaksanya berhubungan badan. "Saya tidak mau, tapi dipaksa. Dia memukul kalau saya menolak." Meski kesal, Sobirin tetap menuruti kemauan pacarnya.

Tapi, setelah itu Sobirin mengambil sebilah celurit di dapur dan mengayunkannya ke bagian belakang kepala Aris yang ketika itu masih dalam posisi tidur tertelungkup. Puas membacok dan melihat Aris sudah tidak berdaya, Sobirin terduduk lemas di pojok ruang kamar. Ia tidak melarikan diri.

Kepala Polsek Sepatan Ajun Komisaris Sunaryo mengatakan kasus penganiayaan itu diketahui oleh warga di sekitar rumah Aris. Sebab, setelah terluka, Aris berteriak, sehingga membuat para tetangga berdatangan ke rumahnya. Sunaryo bingung atas tindakan Aris terhadap Sobirin. "Sudah 30 tahun saya jadi polisi, baru kali ini kasus sodomi lewat pusar," kata dia.

Sobirin diancam pidana penjara minimal lima tahun sesuai dengan Pasal 351 ayat 2, yakni perbuatan yang menyebabkan seseorang terluka.
aneh semua

Minggu, 16 Oktober 2011

Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara Untuk Pernikahan

Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara Untuk Pernikahan
Keraton Yogyakarta ditutup untuk kunjungan kalangan wisatawan mancanegara maupun domestik selama pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara.

Petugas Keraton Yogyakarta Banendro, Senin (17/10/2011), di Yogyakarta, mengatakan setiap ada perhelatan keraton, maka lokasi wisata itu ditutup untuk kunjungan wisatawan, namun jika yang mempunyai hajat pemerintah pusat, wisata keraton tetap dibuka.

Dua lokasi wisata keraton, yakni Pracimasono yang berada di depan dan wisata Keben di belakang selama pernikahan putri Sultan sama-sama ditutup. Pracimasono tutup hingga 18 Oktober 2011 dan dibuka untuk umum pada 19 Oktober 2011, sedangkan wisata Keben tutup hingga 19 Oktober 2011 dan dibuka pada 20 Oktober 2011.

Menurut dia, wisata Keben melalui Pracimasono buka, kalangan wisatawan domestik dipungut biaya Rp3 ribu per orang, sedangkan wisatawan mancanegara Rp5 ribu per orang.

“Wisata keraton melalu Keben, maka wisatawan domestik dipungut biaya tiket Rp5 ribu per orang dan turis mancanegara Rp12.500 per orang,” katanya.

Ia mengatakan, jumlah pengunjung wisata keraton di Pracimasono mencapai 3.000 orang per hari pada musim liburan, sedangkan wisatawan yang mengunjungi Keben mencapai 10.000 orang per hari pada musim liburan.
aneh semua Surya

20 Siswa SMA di Banyuasin Kesurupan

Upacara bendera di SMA Negeri 1 Banyuasin III yang berlangsung, Senin (17/10/2011) sekitar pukul 08.00 berlangsung gaduh. Sebanyak 20 siswi yang berasal dari kelas X, XI dan XII pingsan kesurupan.

Kondisi itu membuat para siswa dan guru panik, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menhentikan upacara dan siswa yang pingsan kesurupan dibawa ke musholla yang ada di lingkungan sekolah.

Informasi yang dihimpun, kesurupan masal tersebut bermula dari Erik siswa kelas XII yang pingsang dan berbicara sendiri, sehingga tak lama kemudian merambat ke siswa lainnya.

Kepala SMAN 1 Banyuasin Sulaiman membenarkan siswanya kesurupan. "Ada sekitar siswa dan berlangsung pada saat upacara," katanya.

Siswa yang kesurupan ini langsung dibawa ke musala untuk ditenangkan oleh para guru. Ada yang langsung dibawa pulang. "Siswa yang kesurupan kita liburkan, sedangkan siswa yang lain masih tetap berlangsung," jelasnya. (*)
aneh semua | tribunnews

Sabtu, 15 Oktober 2011

Pakai Mobil Dinas, Oknum PNS Berbuat Asusila

Pakai Mobil Dinas, Oknum PNS Berbuat Asusila
Pakai Mobil Dinas, Oknum PNS Berbuat Asusila - Oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Provinsi Kalimantan Timur memakai mobil dinas untuk berbuat asusila bersama seorang wanita muda di sebuah hotel di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Mobil "pelat merah" milik Pemerintah Provinsi Kaltim berjenis Kijang Innova warna perak ditemukan di hotel tempat mereka berduaan. Hal ini terungkap dalam razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja Kota Samarinda, Rabu (12/10/2011).

Razia dimulai tepat pukul 15.00 Wita, dimulai dengan instruksi yang diberikan langsung Kepala Kantor Satpol PP Samarinda di halaman Kantor Satpol PP. Razia ini juga menyertakan personel TNI, kepolisian, dan Polisi Militer.

Lokasi pertama yang disasar petugas gabungan adalah karaoke Inul Vista di Jalan Shirad Salman. Di tempat ini petugas mengamankan seorang PNS berseragam lengkap sedang berkaraoke berdua dengan seorang wanita yang bukan pasangan sahnya.

Kepada petugas, ia mengakui yang bersamanya bukanlah pasangan resminya, dan ia adalah salah satu pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Samarinda. Pasangan ini diamankan karena tertangkap bolos di jam kerja dan tidak dapat menunjukkan kartu identitas.

Dari tempat ini pula, petugas mengamankan beberapa remaja yang tidak dapat menunjukkan KTP. Semua warga yang terjaring razia dinaikkan ke truk Satpol PP.

Razia kemudian dilanjutkan di Hotel Crystal, Jalan Sentosa. Di tempat ini petugas berhasil mengamankan dua pasangan asusila. Tiga di antaranya menggunakan seragam lengkap PNS. Di kamar pertama Hotel Crystal, petugas merazia seorang oknum PNS yang sedang berduaan dengan seorang gadis muda, termasuk ditemukan mobil dinas yang mereka gunakan.

Setelah itu, petugas mendatangi Gang Nikmat di Jalan Sentosa. Di tempat ini petugas tidak menemukan pekerja seks komersial (PSK) yang sedang beroperasi.

Kepala Kantor Satpol PP Kota Samarinda Ruskan mengatakan, razia ini adalah kegiatan rutin bulanan yang sudah diagendakan Satpol PP Kota Samarinda. Diharapkan razia ini dapat menciptakan ketertiban dan keamanan di Kota Samarinda.
aneh semua | zonaaneh.com

Kepala Pria Ini Hancur Terkena Baling-baling Pesawat Terbang

Seorang warga Kabupaten Sinjai ditemukan tewas terkena baling-baling pesawat SMAC PK-ZAQ type C-212-200 yang siap landas di Bandara Hasanuddin Lama , Sabtu (15/10/2011) pagi. Warga tersebut ditemukan tewas dengan bagian kepala hancur hingga tidak bisa dikenali lagi.

Menurut Manager Personalia dan Umum PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Hasanuddin Kintoron, kejadian berawal saat pesawat yang diterbangkan dalam rangka latihan lokal penampilan Pilot dan Copilot. Ketika itu, pesawat dalam keadaan siap tinggalkan landasan dan telah mendapat arahan dari tower bandara untuk terbang.

Pesawat yang dibawah Capten Wahyudi dan Co pilotnya Syamsul Rijal tiba-tiba mendengar suara aneh di bagian baling-baling kanan pesawat tersebut sehingga ia menunda penerbangan pesawat tersebut.

Namun, mereka kaget setelah melihat seorang pria terkapar di bawah baling-baling kanan pesawat dengan keadaan bagian kepalanya hancur.

Diketahui pria atas nama Zainuddin (28) warga Dusun Baruttu, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupatena Sinjai. Dari tubuh korban juga ditemukan dua kartu tanda pengenal atas nama yang sama namun alamat yang berbeda. Satu kartu tanda pengenalnya beralamat di Kabupaten Sinjai dan satunya lagi beralamat di Gorontalo.

Menurut paman korban Abdul Gani, pria kelahiran 30 Mei 1978 tersebut memiliki seorang istri Eda dan dua anak perempuan yang tinggal di kampung halamannya. Warga yang kesehariannya seorang petani tersebut kerap keluar kota karena memiliki kebun di Kel Induha, Kecamatan La Tambaga, Kabupaten Kolaka.

Abdul gani juga menegaskan bahwa korban dipastikan keluarganya setelah melihat pakaian korban yang mengenakan kemeja merah bergaris putih dan bercelana puntung. " Kami juga mengenali korban dari jenggot tipis yang berada di bawah bibirnya, " kata Gani pada wartawan.

Pencarian pihak keluarganya juga berawal saat sejumlah keluarganya mendengar kabar adanya orang desa Baruttu yang tewas di bandara. Karena seluruh penduduk di desa tersebut memiliki hubungan keluarga sehingga pihak keluarga korban menghubungi keluarganya yang berada di Makassar untuk mengecek kebenaran dari informasi tersebut.

" Korban terkahir diketahui berada di Desa Baruttung bersama keluarganya
Sejumlah pihak keluarga yang ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara hingga kini masih mempertanyakan keberadaan keluarganya di sekitar bandara tersebut.

General Manager Angkasa pura I Bandara Internasional Hasanuddin Rachman Syafrie mengatakan pihaknya masih menyelelidiki penyebab dan keberadaan korban di sekitar pesawat tersebut.
"Korban diketahui mendekati pesawat yang take off sehingga terkena baling-baling pesawat, " terang Syafrie.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membentuk tim investigasi yang terdiri dari Angkasa Pura V Bandara, PT Angkasa Pura I Pusat dan Bandara Hasanuddin, serta Makassar Air Traffick Center, untuk menyelidiki kasus tersebut
aneh semua | tribun

Rabu, 12 Oktober 2011

Wanita Simpanan di Sidang Paripurna Dewan yang Bikin Heboh

Wanita Simpanan di Sidang Paripurna Dewan yang Bikin Heboh - Wanita Simpanan di Sidang Paripurna Dewan-Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Senin, 10 Oktober 2011, heboh. Penyebabnya, seorang wanita berparas cantik tiba-tiba datang dengan membawa dua anak.

Adalah Riana Anita Sari, nama wanita itu. Dia menjadi pusat perhatian di lantai IV gedung DPRD lantaran pengakuannya yang mengejutkan: sebagai wanita simpanan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Jawa Tengah, Maryanto.

Di gedung wakil rakyat itu, Riana yang mengenakan rok mini dipadu baju seksi itu ingin mengadukan nasibnya. Sudah hampir enam tahun Riana menjalani hubungan gelap dan dikaruniai dua anak, tapi kini Maryanto malah mencampakkannya.

Sebelum ke DPRD, Riana mendatangi kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah Bibit Waluyo. Namun, karena Bibit ikut rapat paripurna DPRD, maka Riana ngeluruk ke kantor wakil rakyat tersebut. “Saya hanya minta dua anaknya ini diakui saja (oleh Maryanto),” kata Riana sedih.

Tujuannya agar dua anak tersebut bisa mendapatkan akta kelahiran. Selama ini, dua anak tersebut memang sudah mengantongi akta kelahiran. Tapi, kata Riana, itu adalah akta palsu yang dibuatkan Maryanto.

Riana juga mendatangi Maryanto di kantornya untuk minta pertanggungjawaban. Namun, menurut Riana, dia malah dimarahi Maryanto. “Saya sempat dicekik,” katanya. Dua anaknya yang masing-masing berumur enam dan tiga tahun menangis ketakutan.

Riana mengaku berkenalan dengan Maryanto pada 2004 lalu di Kafe Citos, Kota Semarang. Hubungan gelap itu kemudian berlanjut sampai melahirkan dua anak.

Sebelum kenal Maryanto, Riana pernah punya suami, tapi kemudian cerai. Sebab, selama lima tahun menikah, dia tak juga dikaruniai momongan. Riana pernah menjabat area manager sebuah bank swasta di Bali. Namun kemudian, dia memilih pensiun dini. Kini, sehari-hari Riana tinggal di Krapyak, Semarang, dan bekerja di sebuah perusahaan swasta di kota itu.

Perjuangan Riana menuntut hak-haknya sudah berlangsung lama. Tahun lalu, Riana mengaku telah melaporkan masalah ini ke Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Namun, Bibit tak merespon.

Maryanto yang diminta konfirmasi mengenai hal ini enggan berkomentar. “Semua ini rekayasa pemalsuan dokumen untuk minta tanggung jawab,” kata Maryanto melalui pesan pendek yang dikirim ke Tempo. Ia enggan menjelaskan apa maksud rekayasa pemalsuan itu. Ia justru meminta Tempo meminta konfirmasi ke pengacaranya, Agus Nurudin.

Agus Nurudin yang dihubungi terpisah menampik semua tudingan Riana. “Itu semua enggak benar,” kata Agus. Namun, Agus enggan menjelaskan lebih lanjut ketidakbenaran tudingan itu. “Pokoknya tulis saja, itu semua enggak benar,” kata Agus.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Tengah Suko Mardionno menyatakan akan menindaklanjuti pengaduan Riana tersebut. “Kami akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” kata Suko.
aneh semua | TempoInteraktif

Senin, 10 Oktober 2011

Siswi SMP ini Di Gauli saat terjatuh karena Mabuk

Siswi SMP ini Di Gauli saat terjatuh karena Mabuk - Kita musti hati – hati mengawasi pergaulan anak atau saudara kita, apalagi anak perempuan, mereka lebih rentan terhadap tindak kejahatan dan lebih mudah terpengaruh oleh bujukan dan rayuan teman – temanya untuk mengikuti apa yang di lakukan oleh teman – temanya meskipun yang di lakukan itu adalah tindakan yang membahayakan dirinya. Seperti yang kasus yang terjadi di banjarmasin, dimana seorang siswi SMP di gauli oleh pacar dan temanya saat ia jatuh karena mabuk akibat minuman keras.

Polresta Banjarmasin yang menangani kasus perkosaan siswi SMP, Ria — bukan nama sebenarnya — di eks calon rumah dinas Wali Kota Banjarmasin, Sabtu (12/10/2011) menetapkan tiga tersangka.
Penetapan ini dilakukan setelah memeriksa tujuh pemuda yang diamankan. Mereka yakni, Mr (13), Warga Pelambuan Sutoyo S, Kompleks H Hasan, Mi (16), warga Jalan Sutoyo, seberang RS TPT, Serta Hs (13), warga Sutoyo S Kompleks H Hasan yang tercacat sebagai siswi di sebuah mts.

“Tidak jauh dari pemeriksaaan awal kemarin (Sabtu), pelakunya hanya bertiga,” Ungkap Kasat Reskrim Poresta Banjarmasin, AKP Andi Adnan SH Sik, Minggu (2/11/2011).

Sementara empat remaja yang menjadi saksi yaitu Ml (15) warga Jalan Sutoyo S seberang Masjid Nurul Islam, Mj (16) warga Jalan Banyiur Luar Kelurahan Basirih Bajarmasin Barat, Lr (17) warga Jalan Sutoyo S Gang Berkat Bersama, dan MM (16) warga Jalan PHM Noor Pelambuhan.

Ditambahkan Adnan, berdasar keterangan Mr (pacar korban), pelaku mengakui dua kali melakukan aksinya. “Kronologinya, korban berserta para temannya pesta miras di TKP. Ketika si Ria sehabis kencing di lantai bawah bangunan, mau balik ke atas Ria pusing terjatuh kemungkinan akibat minuman,” ungkapnya.

Saat terjatuh, Ria diangkat, oleh pacarnya, Mr. “Disitulah Mr membuka celana dalam korban dan menggaulinya dua kali,” ujar Adnan.
Kemudian Mr menawarkan Ria ke dua teman lainnya yang datang dari loteng atas. “Jadi bukan atas keinginan suka sama suka,” ujarnya.aneh semua | zonaaneh.com

Wow... Rupiah Mengucur dari Pancuran Air

Wow... Rupiah Mengucur dari Pancuran Air - Bisnis pancuran air terus bertahan seiring dengan pertumbuhan kawasan hunian baru. Banyak pemilik rumah baru yang mendambakan rumahnya terkesan alami dan bersuasana pedesaan. Ini biasanya tergambar dengan bunyi gemericik air yang biasanya menjadi ciri khas desa.

Dari usaha pancuran air inilah, kini rupiah mengalir deras ke kantong Umbaryanto (61), salah satu perajin pancuran air, yang beralamat di Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.
Mengawali usahanya sejak 1975 silam, Umbaryanto mendulang sukses dari produksi pancuran air. Usaha itu merupakan wujud dari pengembangan membuat pot bunga yang bernuansa alam. Yakni pot bunga warna hitam dan hijau.

“Pot bunga jenis ini banyak diminati,” ucap Umbar, panggilan karibnya, saat ditemui Surya di workshop-nya, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kemangsen, Krian, Kamis (6/10).

Dibantu 8 pekerjanya, Umbar melayani beragam pesanan pancuran air setiap hari. Beragam pancuran, baik untuk dinding, taman, maupun ruangan, dicetaknya berdasarkan order. Ia mengaku tidak melakukan stok barang, karena masih kewalahan melayani pesanan yang ada.

“Makanya display ya hanya ada di lembaran kertas. Karena begitu jadi, barangnya langsung dikirim ke pemesan,” jelas Umbar, yang mampu merampungkan satu set pancuran air dalam tempo empat hari, terdiri dari bak dan tiga pancuran air, serta satu vas bunga untuk aksesori.
Sang pemesan, selain kalangan perusahaan besar hingga kecil, juga langsung para pembeli. Pemesan berasal dari para pedagang bunga, yang sekaligus berjualan pot bunga dan pancuran. Umbar mengaku, kerap melayani order dari pedagang bunga Jl Kayun Surabaya, kawasan Buduran Sidoarjo, dan kawasan Juanda Sedati.

Tak hanya itu, pancuran air hasil kreasinya juga merambah Bandung, Jogjakarta hingga Kalimantan dan Sulawesi. Berapa harga per biji pancuran air itu? Lelaki asal Malang ini menyatakan, harganya mulai Rp 650.000 hingga Rp 3 juta.

“Harga pancuran itu tergantung ukuran dan modelnya. Sebab bahan yang dibutuhkan dan tingkat kerumitannya juga berbeda-beda,” tandas bapak beranak lima ini.

Umbar mengaku, tak bisa menghitung berapa jumlah rata-rata order yang diterimanya. Hanya saja, jika mengacu upah yang diterima pekerjanya dan ongkos belanja bahan produksi, Umbar memperkirakan, bisa memperoleh untung bersih rata-rata Rp 30 juta selama sebulan.

Tanpa menyebut rinci kapan tepatnya, Umbar mengisahkan, beralih menekuni bisnis pancuran sejak beberapa tahun lalu, dan hanya sesekali melayani order pot bunga. Alih usaha itu diyakininya mampu mengembangkan usahanya. Alasannya, kebutuhan rumah tak pernah surut. Sedangkan lahan yang dipakai semakin menyusut. Kawasan perumahan pun tumbuh menjamur.

Di sisi lain, calon pemilik rumah berharap bisa memiliki rumah yang bernuansa alami pedesaan. Solusinya, area halaman yang biasanya tak luas disulap menjadi area taman, ditanami bunga dan dilengkapi pancuran yang mengalirkan air dengan gemericik air. “Makanya saya tetap optimistis usaha ini akan berkembang terus, yang penting dikelola serius, tidak asal-asalan,” tegasnya.
Umbar menuturkan, usaha yang ditekuninya ini tak langsung jadi. Ada juga masa-masa sulit yang dilaluinya. Namun fase itu bisa dilaluinya tanpa hambatan berarti. Harapannya tentu saja dia ingin usahanya itu terus berkembang dari masa kini.

“Sebelum maju gini, awal-awal mulai usaha, saya harus ‘sekolah’ dulu, belajar buat pot bunga, ikut orang di Malang sana,” tandas Ketua Paguyuban Agawe Santoso, paguyuban yang berisi para perajin pot bunga dan pancuran air, di Desa Kemangsen Balongbendo, Sidoarjo.

Ia mengungkapkan, usaha yang digelutinya sebagai garis takdirnya. Dari usaha itu, dia dan lima anaknya sudah berkecukupan materi. Rumah sudah ada, mobil pun sudah punya. “Anak-anak saya semuanya ya sudah punya rumah dan mobil,” ucapnya, tanpa bermaksud menonjolkan harta kekayaannya.
aneh semua | surya

Minggu, 09 Oktober 2011

Wanita Cantik Ini Diculik Lalu Digilir Empat Pemuda Secara Bergantian

Wanita Cantik Ini Diculik Lalu Digilir Empat Pemuda Secara Bergantian
Wanita Cantik Ini Diculik Lalu Digilir Empat Pemuda Secara Bergantian - TS (19), seorang wanita asal Malalayang, Manado, Sulawesi Utara harus menerima kenyataan pahit. Wanita berkulit putih ini melapor ke Polresta Manado telah diperkosa empat pemuda, bergiliran.

TS mengaku, sebelumnya diculik di pinggir jalan Bethesda, dekat markas Polda Sulut, ketika hendak pulang ke Indekosnya, Sabtu (8/10/2011) dini hari.

TS mengaku diancam menggunakan pisau badik, ia terpaksa masuk ke mobil Toyota Avanza. Ia kemudian dibawa ke satu rumah di daerah Pakowa, Wanea. Di tempat itu ia sekap, tangannya dikat, matanya ditutupi kain.

Di situlah ia mengalami nasib pahit, ia kemudian diperkosa bergiliran empat pemuda. TS sempat berupaya melawan, namun, ia diancam pisau badik. Saat menjerit ujung pisau ditancapkan tipis di dahi dan pahanya. TS mengatakan, pun hanya pasrah menangis.

Ia tak mengenal para pemuda tersebut, ia hanya tahu dua dari empat pemuda dipanggil Rocky dan Michael oleh rekan-rekan pelaku.

TS tak langsung dilepas usai diperkosa. Ia disekap hampir 24 jam, tanpa makan dan minum. Sabtu (8/9/2011) sekitar pukul 14.00 wita, para pemuda itu kembali melancarkan aksi lagi. Dipengaruhi minuman keras, ia kembali digilir. TS pun hanya bisa pasrah menerima nasib.

Kelelahan usai melancarkan aksi, para pelaku terlelap, kesempatan itu dimanfaatkan TS melarikan diri lewat jendela rumah. Ia hanya sempat mengenakan kaos dan celana pendek ketika melarikan diri, TS pun melapor ke Polresta Manado.
aneh semua | tribunnews